Chubby cheeks atau pipi tembem sangat terkenal di kalangan cewek-cewek. Gw gak tau sih kenapa gw ngetik kalimat pertama tadi... ._. Hahahahaha efek nulis esai, nih. Pake kalimat pengantar dulu.
Langsung aja ya :
Banyak cewek yang zaman sekarang suka shading pipinya gitu, biar keliatan tirus. Terutama cewek-cewek yang chubby atau tembem. Gw sih sebenernya gak chubby tapi... umm... agak bulet aja gitu mukanya. Iya, deh tembem. Nah berikut ini contoh pipi yang di - shading :
Gw tau lah kalo pipi bisa di-shading, gw kan gaul. Tapi gw tetep aja gak bisa shading pipi gw sendiri. Pernah gw coba shading pake eye shadow coklat (di tangan gw, semua benda jadi multifungsi). Hasilnya? Kayak ada bekas luka gitu di pipi gw. Haft... Harus belajar make up nih.
Jadi, sebenernya gw nulis post ini karena gw nonton film dari G. E. T. Production, yang salah satunya adalah Elvira. Nah, di film singkat yang berjudul 'Puas?' ini, ada scene di mana Diandra (Michelle Tumewu) lagi men-shading pipinya. Lalu, karena kemarin baru aja sin cia, dan gw ketemu sama saudaranya oma gw yang udah tua dan kurus, gw mengambil sebuah kesimpulan.
Sekarang kita ingin menutupi pipi kita yang berisi dan tembem, tapi ketika kita tua nanti dan pipi kita menjadi tirus, kita akan merindukan our chubby cheeks. Lihat, kan, bagaimana sebelumnya kita tidak menyukai suatu hal, tapi suatu saat nanti kita akan merindukannya.
That's it.
Sabtu, 21 Februari 2015
Rabu, 18 Februari 2015
Ujian Praktek SMA Santa Ursula Jakarta 2014/2015 versi XII IPA 2 / 28 Part III
Hari VI
Mandarin
- Satu kelompok sama Ami, Ena dan Irene
- Naskah kami ceritanya tentang merencanakan liburan ke Jepang
- Lagu yang kami pilih adalah Rong Zhu Er - I can fly
- Cuma kelompok kami yang paling sederhana (gak ganti baju macem-macem)
- Baru sadar, percakapan kami berlangsung tanpa ekspresi
- Kata lao shi Agustin, nyanyinya ditunda dulu, soalnya waktunya gak cukup. Sedih juga, sih. Padahal udah latihan dan lagunya bagus.
Fashion Design
- Menggambar ilustrasi balita dengan memilih satu tema di antara Balon dan Lollipop juga workshop drawingnya
- Gw pilih lollipop
- Hasilnya... Ya lumayanlah. Keliatan kayak permen kok. Hahaha
Hari VII
Bahasa Indonesia (Membaca Puisi)
- Gw sangat kurang persiapan
- Gw memutuskan dua pilihan dari lima pada pagi hari sebelum ujian. Balada Terbunuhnya Atmo Karpo karya W. S. Rendra dan Nokturno karya Sapadi Djoko Damono. Pilihan lainnya : Apa yang Berharga dari Puisiku? karya Widji Tukul, Tujuan Kita Satu Ibu karya Widji Tukul dan Pegawai Negeri karya Taufik Ismail.
- Sampai sekolah, iman gw mulai goyah. Gw melihat puisi Tujuan Kita Satu Ibu lebih oke, karena gw kalo baca Nokturno nadanya datar, kalo baca Balada Terbunuhnya Atmo Karpo, gw cuma modal teriak aja.
- Yang pertama maju adalah Anggi Ruth. Dia baca puisi TKSI dan BAGUS BANGET....... *menurut gw*. Gw yakin gw bakal kebanting banget sama dia. Lalu, gw fokus ke BTAK.
- Jovita baca BTAK dan BAGUS BANGET........ *menurut gw*. Nyali gw ciut. Udah pasti lebih jelek dari dia.
- Akhirnya, waktu giliran Nina maju (nomor ujian 20) gw pinjem teks puisi Pegawai Negeri punya Anggi dan mulai membaca dan berlatih saat itu juga. Nomor ujian gw 27, FYI.
- Entah kenapa pas maju, suara gw jadi agak beda gitu. Kayak lebih berat, hahaha... Gw berusaha kasih nada di beberapa bagian yang bisa dikasih nada. Hasilnya? Kata Yuka, sih kayak orang ngomong biasa. Yaudahlah....
- Kenapa gw mengganti pilihan di saat-saat terakhir? Selain karena alasan lebih jelek dari temen gw yang lain, gw cuma punya satu pertimbangan. Gw gak mau dibanding-bandingin ataupun membandingkan diri gw sendiri. Dengan menjadi satu-satunya orang yang membaca puisi Pegawai Negeri, gak ada yang bisa bandingin gw sama temen-temen gw di K4 dan gw gak akan membandingkan diri gw sendiri sama mereka. Gw emang orangnya suka kepikiran gitu, nah ini mencegah gw menyesali penampilan yang kurang maksimal atau gak sebagus yang lain. Walaupun nilai gw gak bagus, seenggaknya beban pikiran gw gak nambah.
Hari VIII
Religiositas
- Ujiannya dibagi menjadi 2, yaitu pribadi dan kelompok.
- Pribadinya boleh kotbah atau refleksi. Gw pilih refleksi. Berikut refleksi yang gw bawakan :
- Menyenangkan dan bikin ketawa, apalagi kalo udah kehabisan kata-kata
- Berikut adalah foto kami dan 90% doa yang kami buat
Hari IX
Bahasa Inggris (Writing)
- Topik dan jenis karangannya baru dikasih tau pas ujian dimulai. Tapi bisa pilih review karya sastra yang keluarnya setahun terakhir dan disiapin dari sebelum ujian.
- Tadinya gw mau bikin review Stand by Me Doraemon. Tapi pas lagi bikin review dalam bahasa Indonesia, gw mulai males. Dan akhirnya gw memutuskan untuk ngerjain sesuai topik yang dikasih nanti.
- Ada topik tentang Death Penalty dan gw punya ide untuk isinya, tapi gw lupa purpose-nya Discussion apa.... Jadi, gw pilih yang udah gw tau purpose-nya, Exposition tentang Is lottery a good idea?
- Waktu nulisnya, gw menganggap dampak buruk dari lottery sama dengan dampak buruk dari judi. Akhirnya jadi juga 4 argumentasi. Soal grammar gw gak terlalu yakin tapi isinya cukup oke menurut gw.
- Di sini gw merasakan keuntungan ikut berbagai tes bahasa Inggris. Karena udah pernah 3 kali ikut tes yang harus nulis essai gini, gw jadi bisa mengeluarkan ide-ide dengan cepat dan menyelesaikan essai 450-500 kata tersebut tepat waktu.
Ya, itulah Ujian Praktek SMA Santa Ursula Jakarta 2014/2015 versi XII IPA 2 / 28 :)
Mandarin
- Satu kelompok sama Ami, Ena dan Irene
- Naskah kami ceritanya tentang merencanakan liburan ke Jepang
- Lagu yang kami pilih adalah Rong Zhu Er - I can fly
- Cuma kelompok kami yang paling sederhana (gak ganti baju macem-macem)
- Baru sadar, percakapan kami berlangsung tanpa ekspresi
- Kata lao shi Agustin, nyanyinya ditunda dulu, soalnya waktunya gak cukup. Sedih juga, sih. Padahal udah latihan dan lagunya bagus.
Fashion Design
- Menggambar ilustrasi balita dengan memilih satu tema di antara Balon dan Lollipop juga workshop drawingnya
- Gw pilih lollipop
- Hasilnya... Ya lumayanlah. Keliatan kayak permen kok. Hahaha
Hari VII
Bahasa Indonesia (Membaca Puisi)
- Gw sangat kurang persiapan
- Gw memutuskan dua pilihan dari lima pada pagi hari sebelum ujian. Balada Terbunuhnya Atmo Karpo karya W. S. Rendra dan Nokturno karya Sapadi Djoko Damono. Pilihan lainnya : Apa yang Berharga dari Puisiku? karya Widji Tukul, Tujuan Kita Satu Ibu karya Widji Tukul dan Pegawai Negeri karya Taufik Ismail.
- Sampai sekolah, iman gw mulai goyah. Gw melihat puisi Tujuan Kita Satu Ibu lebih oke, karena gw kalo baca Nokturno nadanya datar, kalo baca Balada Terbunuhnya Atmo Karpo, gw cuma modal teriak aja.
- Yang pertama maju adalah Anggi Ruth. Dia baca puisi TKSI dan BAGUS BANGET....... *menurut gw*. Gw yakin gw bakal kebanting banget sama dia. Lalu, gw fokus ke BTAK.
- Jovita baca BTAK dan BAGUS BANGET........ *menurut gw*. Nyali gw ciut. Udah pasti lebih jelek dari dia.
- Akhirnya, waktu giliran Nina maju (nomor ujian 20) gw pinjem teks puisi Pegawai Negeri punya Anggi dan mulai membaca dan berlatih saat itu juga. Nomor ujian gw 27, FYI.
- Entah kenapa pas maju, suara gw jadi agak beda gitu. Kayak lebih berat, hahaha... Gw berusaha kasih nada di beberapa bagian yang bisa dikasih nada. Hasilnya? Kata Yuka, sih kayak orang ngomong biasa. Yaudahlah....
- Kenapa gw mengganti pilihan di saat-saat terakhir? Selain karena alasan lebih jelek dari temen gw yang lain, gw cuma punya satu pertimbangan. Gw gak mau dibanding-bandingin ataupun membandingkan diri gw sendiri. Dengan menjadi satu-satunya orang yang membaca puisi Pegawai Negeri, gak ada yang bisa bandingin gw sama temen-temen gw di K4 dan gw gak akan membandingkan diri gw sendiri sama mereka. Gw emang orangnya suka kepikiran gitu, nah ini mencegah gw menyesali penampilan yang kurang maksimal atau gak sebagus yang lain. Walaupun nilai gw gak bagus, seenggaknya beban pikiran gw gak nambah.
Hari VIII
Religiositas
- Ujiannya dibagi menjadi 2, yaitu pribadi dan kelompok.
- Pribadinya boleh kotbah atau refleksi. Gw pilih refleksi. Berikut refleksi yang gw bawakan :
Indahnya Rencana Tuhan
Selamat pagi Pak Mardi dan Ibu Gita. Pada
pagi hari ini saya akan membawakan refleksi dengan topik “Ajaran Agama membawa
Pemerdekaan Sejati”. Judul dari refleksi ini adalah “Indahnya Rencana Tuhan”.
Untuk memulai refleksi ini, marilah kita mendengarkan sebuah lagu.....
Pada bulan Oktober tahun lalu, salah satu
tante saya dipanggil oleh Tuhan. Suasana duka dan kesedihan meliputi keluarga
besar saya. Kami telah kehilangan seorang anggota keluarga yang selama hidupnya
selalu mendampingi dan merawat oma.
Kemudian, sehari sebelum beliau
dimakamkan, saya melihat bahwa Tuhan menganugerahkan sesuatu kepada keluarga
saya. Seluruh keluarga saya berkumpul, termasuk tante saya yang tinggal di luar
negeri dan saudara saya yang sudah bertahun-tahun tidak pernah terdengar
kabarnya. Saudara dan relasi yang tinggal cukup jauh pun berdatangan. Di situ
saya sadar, bahwa kehilangan ini membawa kebersamaan bagi keluarga kami dan
juga bagi semua orang yang mengenal tante saya. Kebersamaan ini sangat jarang
terjadi karena kesibukan masing-masing. Hanya pada saat itulah, kami dapat
berkumpul bersama dan saling menguatkan.
Marilah kita merenungkan …
Terkadang kita terlalu larut dalam
kesedihan. Padahal masa-masa penderitaan itu memang suatu bagian yang harus
kita lalui.
Kehidupan kita tidak pernah lepas dari
penderitaan dalam berbagai bentuk. Penderitaan itu sendiri adalah misteri Tuhan
yang tidak dapat dimengerti oleh manusia.
Meski awalnya manusia menolak penderitaan
tersebut, manusia diajak untuk berusaha mengatasinya dengan berbagai cara.
Selain itu, manusia juga diajak untuk menyadari bahwa di balik penderitaan
hidup yang dialaminya, tersembunyi kehendak Tuhan yang bertujuan baik bagi
dirinya. Meskipun melalui penderitaan tidaklah mudah, manusia diajak untuk
sabar dan tidak meninggalkan Tuhan. Harapannya, suatu saat nanti, manusia
menemukan kebaikan Tuhan di balik penderitaan yang pernah dialaminya. …
Bagaimanakah cara kita mengatasi saat-saat
menderita yang kita alami?
Apakah kita tetap optimis dan percaya pada
cinta kasih Tuhan?
Ataukah kita menyerah dan membiarkan diri
kita tenggelam dalam kesedihan? …
Marilah kita
baca ayat alkitab dari Pengkotbah bab 3 : 1-2,4,11 bersama-sama
• Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya.
• Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam;
• ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa; ada waktu untuk meratap; ada waktu untuk menari;
• Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya
Maka dari itu,
marilah kita laksanakan sikap hidup yang baru, yakni :
- - Sabar, setia dan menyerahkan diri pada cinta
kasih atau kerahiman Tuhan yang dapat menguatkan kita.
- - Mengusahakan pemerdekaan sejati atau situasi di
mana seseorang ataupun kelompok masyarakat dibebaskan dari penderitaan atas
dasar cinta kasih dan kebenaran.
- Kelompok : Membuat doa
- Menyenangkan dan bikin ketawa, apalagi kalo udah kehabisan kata-kata
- Berikut adalah foto kami dan 90% doa yang kami buat
Ivy-Felicia-Amel-Mega-Gw
Hari IX
Bahasa Inggris (Writing)
- Topik dan jenis karangannya baru dikasih tau pas ujian dimulai. Tapi bisa pilih review karya sastra yang keluarnya setahun terakhir dan disiapin dari sebelum ujian.
- Tadinya gw mau bikin review Stand by Me Doraemon. Tapi pas lagi bikin review dalam bahasa Indonesia, gw mulai males. Dan akhirnya gw memutuskan untuk ngerjain sesuai topik yang dikasih nanti.
- Ada topik tentang Death Penalty dan gw punya ide untuk isinya, tapi gw lupa purpose-nya Discussion apa.... Jadi, gw pilih yang udah gw tau purpose-nya, Exposition tentang Is lottery a good idea?
- Waktu nulisnya, gw menganggap dampak buruk dari lottery sama dengan dampak buruk dari judi. Akhirnya jadi juga 4 argumentasi. Soal grammar gw gak terlalu yakin tapi isinya cukup oke menurut gw.
- Di sini gw merasakan keuntungan ikut berbagai tes bahasa Inggris. Karena udah pernah 3 kali ikut tes yang harus nulis essai gini, gw jadi bisa mengeluarkan ide-ide dengan cepat dan menyelesaikan essai 450-500 kata tersebut tepat waktu.
Ya, itulah Ujian Praktek SMA Santa Ursula Jakarta 2014/2015 versi XII IPA 2 / 28 :)
Sabtu, 14 Februari 2015
Ujian Praktek SMA Santa Ursula Jakarta 2014/2015 versi XII IPA 2 / 28 Part II
Hari III
Seni
- Gw pilih perspektif dan udah coba gambar dua kali dari latihan yang dikasih Bu Arimbi
- Soal latihan yang katanya mirip sama soal ujian, ternyata gak mirip-mirip amat, bro.
- Ada bagian ukuran yang agak rancu
- Pas bel tanda waktu selesai, gw baru nebelin pake dp 0.5! Untung Bu Arimbi ngasih waktu tambahan 5 menit, jadi gw ngerjain super kilat gitu. Gw rasa ada yang salah tapi gw kayak udah pasrah ajalah. Yang penting sempet diwarnain, meskipun gak transparan. Banyak yang nggak selesai juga sih.
- Pas pagi-paginya Venna bilang, "Mungkin gak sih Bu Patty yang ngawas ujian Seni?" Gw bilang, "Ya mungkin lah." Dan Bu Patty beneran ngawas di kelas gw. Tapi abis itu digantiin sama Bu Arimbi.
Fisika
- Gw berdoa semoga gw dapet Kesetimbangan Benda Tegar
- Gw dapet Kesetimbangan Benda Tegar
- Gw bisa merangkai sistemnya dengan cukup baik
- Pak Heru dan Bu MT nanya-nanyain gw yang terakhir. Terus Pak Heru tanya, "Ini kalo bebannya saya tambah, terus saya usik, mungkin gak dia gak balik ke awal? Kalo kamu bisa jawab pertanyaan ini, nilai kamu 10." Gw jawab, "Kalo bebannya ditambah, nanti benangnya putus pak." #enteplogic. Jawaban gw tidak diterima. HAHAHAHA
- Pak Heru dengan pertanyaan yang sama, gw jawab, "Bisa, pak. Soalnya ada gaya gesek udara." Kata Pak Heru, "Salah". Gw jawab, "Ummm... Katrolnya gak seimbang ya, Pak?". "Salah."
TAU GAK JAWABANNYA APA????
.
.
.
.
.
GAYA GESEK KATROL
bete, guys....
Hari IV
Olahraga
- Sehari sebelumnya gw latihan sungguh-sungguh. Terutama wall bouncing sama voli.
- Pas latihan, gw lari 400 m 2 menit 38 detik, voli 35, wall-bouncing 21
- Hasilnya :
Lari 400 m ----- 2 menit 33 detik ----- 78
Basket ----- 7 k, 0 m ----- 75
Voli ----- 47 ----- Pokoknya tuntas!
Wall-bouncing ----- 26 ----- Gak tuntas :(
Sit-up ----- 17 ----- JAUH DARI TUNTAS :(
Back-up ----- 45 ----- 100
Senam lantai ----- Pesawat ----- 90
Ya pokoknya kalo dirata-rata, masih tuntas lah.
Sorry for my awkward pose... ._.
Hari V
Bahasa Inggris (Speaking)
- THANKS A LOT TO THALIA WIRAWAN A.K.A TATOS YANG BIKIN TEKSNYA SEMALEMAN. Maaf gw gak berguna ._.
- Kita dapet tema Indonesia Traditional Fabric, we chose Batik
- Latihan baru dimulai pas pagi-pagi.
- WE DID IT WELL! YEAH!
- Gw bisa jawab pertanyaan spontannya dengan cukup baik (menurut gw). Gw ditanya abis lulus mau lanjutin ke mana, dan persiapannya apa aja. Isinya kurang lebih sama kayak post gw yang Tes NTU .
TIK
- Foto-foto yang gw siapin kurang banyak... :(
- Kurang puas sama hasilnya. Kayak kurang maksimal gitu.
- Karena pake foto lama, gw jadi sadar kalo dulu gw imut.
- Tadinya mau jelasin kenapa pake lagu 'Everything at Once' nya Lenka. Tapi gak keburu. Itu aja waktunya udah ditambahin sama Pak Arif.
- Gw pake lagu Everything at Once karena gw merasa dalam perjalanan gw di jenjang pendidikan, ternyata gw sudah melalui berbagai macam hal seperti, lomba baca puisi, jadi petugas upacara, ikut lomba robotik, ikut lomba mading, dan lain-lain. Semua hal itu terjadi dalam satu kesatuan, yaitu hidup gw. Makanya gw pilih lagu 'Everything at Once'. All I wanna be is everything at once. Gw mau menjadi semuanya sekaligus, makanya gw mencoba semua hal itu selagi masih muda.
Seni
- Gw pilih perspektif dan udah coba gambar dua kali dari latihan yang dikasih Bu Arimbi
- Soal latihan yang katanya mirip sama soal ujian, ternyata gak mirip-mirip amat, bro.
- Ada bagian ukuran yang agak rancu
- Pas bel tanda waktu selesai, gw baru nebelin pake dp 0.5! Untung Bu Arimbi ngasih waktu tambahan 5 menit, jadi gw ngerjain super kilat gitu. Gw rasa ada yang salah tapi gw kayak udah pasrah ajalah. Yang penting sempet diwarnain, meskipun gak transparan. Banyak yang nggak selesai juga sih.
- Pas pagi-paginya Venna bilang, "Mungkin gak sih Bu Patty yang ngawas ujian Seni?" Gw bilang, "Ya mungkin lah." Dan Bu Patty beneran ngawas di kelas gw. Tapi abis itu digantiin sama Bu Arimbi.
Fisika
- Gw berdoa semoga gw dapet Kesetimbangan Benda Tegar
- Gw dapet Kesetimbangan Benda Tegar
- Gw bisa merangkai sistemnya dengan cukup baik
- Pak Heru dan Bu MT nanya-nanyain gw yang terakhir. Terus Pak Heru tanya, "Ini kalo bebannya saya tambah, terus saya usik, mungkin gak dia gak balik ke awal? Kalo kamu bisa jawab pertanyaan ini, nilai kamu 10." Gw jawab, "Kalo bebannya ditambah, nanti benangnya putus pak." #enteplogic. Jawaban gw tidak diterima. HAHAHAHA
- Pak Heru dengan pertanyaan yang sama, gw jawab, "Bisa, pak. Soalnya ada gaya gesek udara." Kata Pak Heru, "Salah". Gw jawab, "Ummm... Katrolnya gak seimbang ya, Pak?". "Salah."
TAU GAK JAWABANNYA APA????
.
.
.
.
.
GAYA GESEK KATROL
bete, guys....
Hari IV
Olahraga
- Sehari sebelumnya gw latihan sungguh-sungguh. Terutama wall bouncing sama voli.
- Pas latihan, gw lari 400 m 2 menit 38 detik, voli 35, wall-bouncing 21
- Hasilnya :
Lari 400 m ----- 2 menit 33 detik ----- 78
Basket ----- 7 k, 0 m ----- 75
Voli ----- 47 ----- Pokoknya tuntas!
Wall-bouncing ----- 26 ----- Gak tuntas :(
Sit-up ----- 17 ----- JAUH DARI TUNTAS :(
Back-up ----- 45 ----- 100
Senam lantai ----- Pesawat ----- 90
Ya pokoknya kalo dirata-rata, masih tuntas lah.
With XII IPA 2 (K4) minus Felicia, Reyka, Nina
Sorry for my awkward pose... ._.
Hari V
Bahasa Inggris (Speaking)
- THANKS A LOT TO THALIA WIRAWAN A.K.A TATOS YANG BIKIN TEKSNYA SEMALEMAN. Maaf gw gak berguna ._.
- Kita dapet tema Indonesia Traditional Fabric, we chose Batik
- Latihan baru dimulai pas pagi-pagi.
- WE DID IT WELL! YEAH!
- Gw bisa jawab pertanyaan spontannya dengan cukup baik (menurut gw). Gw ditanya abis lulus mau lanjutin ke mana, dan persiapannya apa aja. Isinya kurang lebih sama kayak post gw yang Tes NTU .
TIK
- Foto-foto yang gw siapin kurang banyak... :(
- Kurang puas sama hasilnya. Kayak kurang maksimal gitu.
- Karena pake foto lama, gw jadi sadar kalo dulu gw imut.
- Tadinya mau jelasin kenapa pake lagu 'Everything at Once' nya Lenka. Tapi gak keburu. Itu aja waktunya udah ditambahin sama Pak Arif.
- Gw pake lagu Everything at Once karena gw merasa dalam perjalanan gw di jenjang pendidikan, ternyata gw sudah melalui berbagai macam hal seperti, lomba baca puisi, jadi petugas upacara, ikut lomba robotik, ikut lomba mading, dan lain-lain. Semua hal itu terjadi dalam satu kesatuan, yaitu hidup gw. Makanya gw pilih lagu 'Everything at Once'. All I wanna be is everything at once. Gw mau menjadi semuanya sekaligus, makanya gw mencoba semua hal itu selagi masih muda.
Rabu, 11 Februari 2015
Ujian Praktek SMA Santa Ursula Jakarta 2014/2015 versi XII IPA 2 / 28 Part I
Ujian praktek sudah dimulai sejak tanggal 9 Februari yang lalu. Berikut gw akan membahas ujian praktek yang telah gw lalui setiap harinya sebagai salah satu anggota kelompok 4.
Hari I
Bahasa Indonesia (Menulis)
- Baru cari data dan baca tentang BPJS pagi-pagi
- Hujan cukup deras
- Saat mengerjakan, tiba-tiba mati lampu
- Murid-murid kelas gw geser kursi ke luar balkon supaya ada cahaya dikit (langit mendung + hujan)
- Menurut gw, karangan gw cukup bagus, tapi kayaknya kurang to the point.
Kimia
- Gw dapet Laju Reaksi
- Di lembar kerja, HCl yang dibutuhkan adalah HCl 1 M dan 2 M. Yang tersedia adalah 1 M dan 3 M. Dengan ilmu Stephanie Dwiputri, campuran HCl 1 M dengan HCl 3 M dengan perbandingan 1 : 1 akan menghasilkan HCl 2 M.
- HCl yang ditambah pualam, entah mengapa membutuhkan waktu 21 menit dan 56 menit.... ._.
- Gak ada gelas ukur yang kecil buat skala 5 mL. Jadi, HCl yang harusnya 5 mL, gw pake 20 mL. #merugikansekolah
- Gak tau kalo disuruh tulis dasar teori di belakang lembar kerja, untungnya masih diperbolehkan nambahin
- Fun fact : Salah satu temen gw mencoba menuangkan cairan dari botol ke pipet gondok yang ujungnya super kecil dan waktu menyikat pipa Y, sikatnya lepas dari kawatnya dan nyangkut di dalam pipa Y.
Hari II
Karena hujan dari kemarin gak berhenti-berhenti, tiap kelas disuruh mendata anak-anak yang gak bisa ke sekolah pas malem-malem. Gw pikir pas paginya gw bangun tidur, udah ada pengumuman libur. Ternyata gak ada... Tapi karena rumah gw di Bekasi aman sentosa dan di mana ada kemauan di situ ada jalan, gw tetep berangkat ke sekolah. Alhasil, dengan keadaan banjir di mana-mana, di XII IPA 2, yang masuk hanya 6 orang. Iya, ENAM. Gak lebih.
Bahasa Inggris (Writing)
- Batal
Biologi
- Total K4 yang masuk = 4 orang (Jeka, Mega, gw, Anggi Ruth a.k.a siswi IPA 3 yang terpisah sendiri dari kelasnya)
- Ujian biologi ini terdiri dari 4 materi dan setiap orang pasti dapet semuanya.
- Setiap 35 menit, Bu Patty akan membunyikan bel 'klining klining klining' dan kita harus pindah gitu. Nah, gw udah denger-denger dari K3 kalo Bu Patty akan bikin panik karena teriak-teriak dan mengomentari banyak hal. Sementara Bu Lusia tersenyum sambil mengompori. :)
- Karena kita pas berempat, tiap anak dapet materi yang berbeda dulu.
- Gw pertama kali ngerjain respirometer. Jujur aja, jangkriknya udah banyak yang mati dan gw jijik sama jangkrik. Untungnya gw udah bawa plastik dari rumah. (Y) Percobaan sukses!
- Bedah ikan... Ini pertama kalinya gw coba ngambil ikan dari gentong. Cukup sulit karena ikannya gak bisa diem, dan kalo ada yang udah ketangkep, pasti dia loncat. Untungnya, ada satu yang berhasil gw pojokin dan gw tangkep. Itu aja kedua tangan gw sampai masuk ke gentong sampai di atas siku. Pas lagi dibawa ke lab, dia loncat dan jatuh ke lantai. Lelah.... Ya, pas ditusuk pake jarum, gw gak berhasil kena medula oblongata - nya. Gak tau kenanya di mana, yang pasti dia gak mati. BETE! Gw harus pegangin dia super kuat pas ngebedahnya. Itu ikan emang sial banget ditangkep sama gw. Soalnya, pas udah gw gunting badannya, gw bingung kenapa organnya gak muncul-muncul. Jadi gw mulai motong dengan liar. Nah, setelah ngebedah, kita harus angkat tangan untuk ditanya-tanya sama Bu Patty atau Bu Lusia. Kebetulan gw dapet Bu Patty. Soal jantung gw bisa jawab. Begitu ditanya empedunya di mana, gw bingung. Empedunya gak ada di tempat yang sama kayak pas praktikum sebelumnya. Setelah gw korek-korek, gunting-gunting pun, masih gak ada. Jadi gw merasa ikan gw ini gak punya empedu. Akhirnya gw disuruh gambar. Gw pikir ikannya udah lemes, makanya gw fokus gambar. Eh tiba-tiba dia loncat saudara-saudara! Jadilah gw gambar pake satu tangan sambil megangin ikan pake tangan satunya.
- Lumut dan paku. Nah ini yang hanya membutuhkan sedikit waktu. Pokoknya, tinggal amati morfologinya aja, deh. Tapi di depan kita ditaruh mikroskop untuk mengecoh, hahaha untungnya gw gak terkecoh. Karena udah selesai, gw cuci tangan sampai lengan atas. Terus Bu Patty bilang, "Stephanie gak usah main air!" Hahahaha gw senyum-senyum aja deh. Kan gw cuci tangan biar bersih juga.
- Enzim katalase. Ya.... Okelah...
- Positive side : Karena cuma berempat, dan di antara kita gak ada yang panikan, pas denger bunyi bel, kita pindahnya santai aja, gak heboh gitu. Coba kalo pas berduapuluh. Pasti ricuh dikit deh. Bu Patty jadi lebih ramah, gw rasa gara-gara beliau menghargai usaha kita yang masih datang ke sekolah hahahaha. Karena cuma berempat juga, pas gw agak telat ngeberesin alat-alatnya, gw ditungguin sama yang lain. Setelah gw selesai beres-beres, baru deh pada pindah.
- Negative side : Bu Patty lebih memperhatikan kita. Tapi gak buruk-buruk amat sih haha.
TIPS MEMBEDAH IKAN :
- Sebelum kepalanya ditusuk, banting dulu ikannya ke lantai, biar dia agak lemes (sayangnya gw baru tau hal ini setelah gw ujian praktek, huft)
Hari I
Bahasa Indonesia (Menulis)
- Baru cari data dan baca tentang BPJS pagi-pagi
- Hujan cukup deras
- Saat mengerjakan, tiba-tiba mati lampu
- Murid-murid kelas gw geser kursi ke luar balkon supaya ada cahaya dikit (langit mendung + hujan)
- Menurut gw, karangan gw cukup bagus, tapi kayaknya kurang to the point.
Kimia
- Gw dapet Laju Reaksi
- Di lembar kerja, HCl yang dibutuhkan adalah HCl 1 M dan 2 M. Yang tersedia adalah 1 M dan 3 M. Dengan ilmu Stephanie Dwiputri, campuran HCl 1 M dengan HCl 3 M dengan perbandingan 1 : 1 akan menghasilkan HCl 2 M.
- HCl yang ditambah pualam, entah mengapa membutuhkan waktu 21 menit dan 56 menit.... ._.
- Gak ada gelas ukur yang kecil buat skala 5 mL. Jadi, HCl yang harusnya 5 mL, gw pake 20 mL. #merugikansekolah
- Gak tau kalo disuruh tulis dasar teori di belakang lembar kerja, untungnya masih diperbolehkan nambahin
- Fun fact : Salah satu temen gw mencoba menuangkan cairan dari botol ke pipet gondok yang ujungnya super kecil dan waktu menyikat pipa Y, sikatnya lepas dari kawatnya dan nyangkut di dalam pipa Y.
Hari II
Karena hujan dari kemarin gak berhenti-berhenti, tiap kelas disuruh mendata anak-anak yang gak bisa ke sekolah pas malem-malem. Gw pikir pas paginya gw bangun tidur, udah ada pengumuman libur. Ternyata gak ada... Tapi karena rumah gw di Bekasi aman sentosa dan di mana ada kemauan di situ ada jalan, gw tetep berangkat ke sekolah. Alhasil, dengan keadaan banjir di mana-mana, di XII IPA 2, yang masuk hanya 6 orang. Iya, ENAM. Gak lebih.
We are the survivor!
Bahasa Inggris (Writing)
- Batal
Biologi
- Total K4 yang masuk = 4 orang (Jeka, Mega, gw, Anggi Ruth a.k.a siswi IPA 3 yang terpisah sendiri dari kelasnya)
- Ujian biologi ini terdiri dari 4 materi dan setiap orang pasti dapet semuanya.
- Setiap 35 menit, Bu Patty akan membunyikan bel 'klining klining klining' dan kita harus pindah gitu. Nah, gw udah denger-denger dari K3 kalo Bu Patty akan bikin panik karena teriak-teriak dan mengomentari banyak hal. Sementara Bu Lusia tersenyum sambil mengompori. :)
- Karena kita pas berempat, tiap anak dapet materi yang berbeda dulu.
- Gw pertama kali ngerjain respirometer. Jujur aja, jangkriknya udah banyak yang mati dan gw jijik sama jangkrik. Untungnya gw udah bawa plastik dari rumah. (Y) Percobaan sukses!
- Bedah ikan... Ini pertama kalinya gw coba ngambil ikan dari gentong. Cukup sulit karena ikannya gak bisa diem, dan kalo ada yang udah ketangkep, pasti dia loncat. Untungnya, ada satu yang berhasil gw pojokin dan gw tangkep. Itu aja kedua tangan gw sampai masuk ke gentong sampai di atas siku. Pas lagi dibawa ke lab, dia loncat dan jatuh ke lantai. Lelah.... Ya, pas ditusuk pake jarum, gw gak berhasil kena medula oblongata - nya. Gak tau kenanya di mana, yang pasti dia gak mati. BETE! Gw harus pegangin dia super kuat pas ngebedahnya. Itu ikan emang sial banget ditangkep sama gw. Soalnya, pas udah gw gunting badannya, gw bingung kenapa organnya gak muncul-muncul. Jadi gw mulai motong dengan liar. Nah, setelah ngebedah, kita harus angkat tangan untuk ditanya-tanya sama Bu Patty atau Bu Lusia. Kebetulan gw dapet Bu Patty. Soal jantung gw bisa jawab. Begitu ditanya empedunya di mana, gw bingung. Empedunya gak ada di tempat yang sama kayak pas praktikum sebelumnya. Setelah gw korek-korek, gunting-gunting pun, masih gak ada. Jadi gw merasa ikan gw ini gak punya empedu. Akhirnya gw disuruh gambar. Gw pikir ikannya udah lemes, makanya gw fokus gambar. Eh tiba-tiba dia loncat saudara-saudara! Jadilah gw gambar pake satu tangan sambil megangin ikan pake tangan satunya.
- Lumut dan paku. Nah ini yang hanya membutuhkan sedikit waktu. Pokoknya, tinggal amati morfologinya aja, deh. Tapi di depan kita ditaruh mikroskop untuk mengecoh, hahaha untungnya gw gak terkecoh. Karena udah selesai, gw cuci tangan sampai lengan atas. Terus Bu Patty bilang, "Stephanie gak usah main air!" Hahahaha gw senyum-senyum aja deh. Kan gw cuci tangan biar bersih juga.
- Enzim katalase. Ya.... Okelah...
- Positive side : Karena cuma berempat, dan di antara kita gak ada yang panikan, pas denger bunyi bel, kita pindahnya santai aja, gak heboh gitu. Coba kalo pas berduapuluh. Pasti ricuh dikit deh. Bu Patty jadi lebih ramah, gw rasa gara-gara beliau menghargai usaha kita yang masih datang ke sekolah hahahaha. Karena cuma berempat juga, pas gw agak telat ngeberesin alat-alatnya, gw ditungguin sama yang lain. Setelah gw selesai beres-beres, baru deh pada pindah.
- Negative side : Bu Patty lebih memperhatikan kita. Tapi gak buruk-buruk amat sih haha.
TIPS MEMBEDAH IKAN :
- Sebelum kepalanya ditusuk, banting dulu ikannya ke lantai, biar dia agak lemes (sayangnya gw baru tau hal ini setelah gw ujian praktek, huft)
Minggu, 08 Februari 2015
Tes NTU
Tanggal 7-8 Februari kemaren adalah hari tes NTU.
Faktanya :
- Gw baru belajar H-1 atau bahkan H-8 jam
- Anak-anak lain belajar H-7 bulan
- Gw gak punya kalkulator scientific, tapi gw masih bisa minjem temen
- Gw gak bisa pake kalkulator scientific
- Soal matnya sebenernya masih bisa dikerjain karena agak mirip sama pelajaran sekolah, tapi sampai saat ini, gw merasa bodoh karena gak bisa ngerjainnya.
- Setau gw, yang berhasil gw jawab dengan benar 1/8 soal. Jadi gw mengasumsikan, score maksimal gw 10.
- Fisikanya masih lebih bisa gw kerjain. Meskipun itu hanya tipu muslihat menggunakan kalkulator semata. HAHAHAHA pokoknya ada angka, dikaliin, tambahin, dibagi, SELESAI! Intinya gw cari jawaban-jawaban yang mendekati di PG atau MCQ.
- Buat essainya, gw cuma bisa ngerjain nomor 1 sama 4. Nomor 1 a gw gak yakin bener. nomor 1 b, soalnya tentang hujan. Ya, hujan. Pokoknya jawaban gw sama kayak Telung, 5 m/s. Dari mana? Dari ilmu pengetahuan Stephanie Dwiputri, baru diciptakan saat mengerjakan soal. Soal nomor 4.... HARUSNYA GW BISA BENER! TAPI GARA-GARA GW PIKIR POLONIUM ITU NOMOR ATOMNYA 74, SALAH SEMUA!!!! ARGGGGHHHHHH!!!
- Perkiraan gw, nilai maksimal fisika 20
- Bahasa Inggrisnya oke-oke ajalah.... Tinggal banyak doa
- Gw optimis, gw gak akan diterima :)
Pelajaran yang bisa diambil :
- Gw jadi tau gimana rasanya stress yang bener-bener stress. Kepala pusing, mual, sakit perut, keringat dingin, ngapa-ngapain gak enak, nangis mulu, mimpi buruk, dll.
- Gw akan belajar lebih giat buat tes univ berikutnya. Entah yang mana pun.
Faktanya :
- Gw baru belajar H-1 atau bahkan H-8 jam
- Anak-anak lain belajar H-7 bulan
- Gw gak punya kalkulator scientific, tapi gw masih bisa minjem temen
- Gw gak bisa pake kalkulator scientific
- Soal matnya sebenernya masih bisa dikerjain karena agak mirip sama pelajaran sekolah, tapi sampai saat ini, gw merasa bodoh karena gak bisa ngerjainnya.
- Setau gw, yang berhasil gw jawab dengan benar 1/8 soal. Jadi gw mengasumsikan, score maksimal gw 10.
- Fisikanya masih lebih bisa gw kerjain. Meskipun itu hanya tipu muslihat menggunakan kalkulator semata. HAHAHAHA pokoknya ada angka, dikaliin, tambahin, dibagi, SELESAI! Intinya gw cari jawaban-jawaban yang mendekati di PG atau MCQ.
- Buat essainya, gw cuma bisa ngerjain nomor 1 sama 4. Nomor 1 a gw gak yakin bener. nomor 1 b, soalnya tentang hujan. Ya, hujan. Pokoknya jawaban gw sama kayak Telung, 5 m/s. Dari mana? Dari ilmu pengetahuan Stephanie Dwiputri, baru diciptakan saat mengerjakan soal. Soal nomor 4.... HARUSNYA GW BISA BENER! TAPI GARA-GARA GW PIKIR POLONIUM ITU NOMOR ATOMNYA 74, SALAH SEMUA!!!! ARGGGGHHHHHH!!!
- Perkiraan gw, nilai maksimal fisika 20
- Bahasa Inggrisnya oke-oke ajalah.... Tinggal banyak doa
- Gw optimis, gw gak akan diterima :)
Pelajaran yang bisa diambil :
- Gw jadi tau gimana rasanya stress yang bener-bener stress. Kepala pusing, mual, sakit perut, keringat dingin, ngapa-ngapain gak enak, nangis mulu, mimpi buruk, dll.
- Gw akan belajar lebih giat buat tes univ berikutnya. Entah yang mana pun.
Selasa, 03 Februari 2015
The reason why...
Blog ini memang saya buat private dan nggak bisa di search lewat google.
Kenapa? Bukan karena isi blog ini adalah top-secret atau penting banget sampai
berpengaruh pada kehidupan bangsa dan negara (?), tapi karena, isi blog ini
adalah saya. Everything that I write here, is about me and my life.
Itu adalah tujuan saya menulis blog. Membuat diary online yang bisa saya baca berulang-ulang tanpa takut tulisannya nggak kebaca. Tapi kenyataannya, saya tidak bisa menjadi saya dalam kehidupan sehari-hari.
Ketika saya menjadi diri saya sendiri, orang lain mengganggap saya aneh, freak, dan kemudian saya berakhir sendirian. Saya bingung, hal-hal yang saya anggap normal, bagi mereka adalah ganjil. Kebiasaan yang menurut saya wajar, dibilang tidak biasa dalam arti yang negatif.
Saya takut, kalau blog saya dibaca oleh mereka, saya semakin tidak layak mereka pandang dan saya jadi semakin tidak berarti. Padahal ini adalah saya yang sesungguhnya, sisi lain dari saya yang mereka ‘tahu’. Kalau saya jadi diri saya sendiri, nanti saya ditertawakan. Kalau saya bertingkah normal, nanti saya dihina.
Ketika saya berusaha membantu, apalah arti usaha saya? Semua yang saya lakukan salah kok. Niat baik itu cuma akan terlihat sebagai bantuan yang setengah hati.
Hanya ada segelintir orang yang bisa menerima saya dan memaklumi saya. Bahkan hanya satu yang sungguh-sungguh saya beri tahu URL blog ini. Ditambah satu lagi, yang mencari blog ini dengan usaha dan perlu diberi apresiasi. Mungkin ada beberapa yang jadi tahu karena saya keceplosan, tapi saya yakin mereka tidak peduli pada saya dan sirna sudah alamat blog ini dari memori mereka.
Kemudian, ada tugas TIK untuk membuat blog. Mudah saja sih membuat blog baru yang sesuai kriteria penilaian dan tetap sembunyikan blog ini. Tapi saya merasa sia-sia saja blog yang satu itu. Untuk apa saya membuat satu blog baru untuk tugas, tapi saya telantarkan di kemudian hari? Toh hidup saya cuma satu dan tidak terbagi dua. Lebih baik saya lanjutkan saja blog ini dengan risiko, membiarkan orang lain membaca semua ini. Masa-masa SMP yang alay, hal-hal yang saya sukai, kisah hidup saya, dan lainnya yang mungkin membuat mereka-mereka itu tercengang dan berkata, “Gw gak nyangka si Stephanie kayak gini,” dan kemudian menertawakan saya keras-keras, as usual. Sudah biasa kok ditertawakan, tapi tidak kebal.
Biar saja mereka menilai saya.
Tapi biarkan saya jadi saya, ya. Makasih.
Itu adalah tujuan saya menulis blog. Membuat diary online yang bisa saya baca berulang-ulang tanpa takut tulisannya nggak kebaca. Tapi kenyataannya, saya tidak bisa menjadi saya dalam kehidupan sehari-hari.
Ketika saya menjadi diri saya sendiri, orang lain mengganggap saya aneh, freak, dan kemudian saya berakhir sendirian. Saya bingung, hal-hal yang saya anggap normal, bagi mereka adalah ganjil. Kebiasaan yang menurut saya wajar, dibilang tidak biasa dalam arti yang negatif.
Saya takut, kalau blog saya dibaca oleh mereka, saya semakin tidak layak mereka pandang dan saya jadi semakin tidak berarti. Padahal ini adalah saya yang sesungguhnya, sisi lain dari saya yang mereka ‘tahu’. Kalau saya jadi diri saya sendiri, nanti saya ditertawakan. Kalau saya bertingkah normal, nanti saya dihina.
Ketika saya berusaha membantu, apalah arti usaha saya? Semua yang saya lakukan salah kok. Niat baik itu cuma akan terlihat sebagai bantuan yang setengah hati.
Hanya ada segelintir orang yang bisa menerima saya dan memaklumi saya. Bahkan hanya satu yang sungguh-sungguh saya beri tahu URL blog ini. Ditambah satu lagi, yang mencari blog ini dengan usaha dan perlu diberi apresiasi. Mungkin ada beberapa yang jadi tahu karena saya keceplosan, tapi saya yakin mereka tidak peduli pada saya dan sirna sudah alamat blog ini dari memori mereka.
Kemudian, ada tugas TIK untuk membuat blog. Mudah saja sih membuat blog baru yang sesuai kriteria penilaian dan tetap sembunyikan blog ini. Tapi saya merasa sia-sia saja blog yang satu itu. Untuk apa saya membuat satu blog baru untuk tugas, tapi saya telantarkan di kemudian hari? Toh hidup saya cuma satu dan tidak terbagi dua. Lebih baik saya lanjutkan saja blog ini dengan risiko, membiarkan orang lain membaca semua ini. Masa-masa SMP yang alay, hal-hal yang saya sukai, kisah hidup saya, dan lainnya yang mungkin membuat mereka-mereka itu tercengang dan berkata, “Gw gak nyangka si Stephanie kayak gini,” dan kemudian menertawakan saya keras-keras, as usual. Sudah biasa kok ditertawakan, tapi tidak kebal.
Biar saja mereka menilai saya.
Tapi biarkan saya jadi saya, ya. Makasih.
Langganan:
Postingan (Atom)








