Jumat, 24 April 2015
Selasa, 21 April 2015
Tiba-tiba
Tiba-tiba aku sudah SMA
Pergi subuh
Pulang sore
Tiba-tiba aku sudah kelas sebelas ipa
Tidak ada lagi ekonomi, sosiologi dan kawan-kawannya
Yang ada hanya MaFiA Biologi
Tiba-tiba aku sudah kelas dua belas
Tahun terakhir di SMA
Waktunya mencari 'rumah' baru
Tiba-tiba pelajaran tambahan dan praktikum dimulai
Kami pulang semakin sore
Ditambah macet yang memperparah
Tiba-tiba kami seangkatan pergi ret-ret
Untuk merefleksikan dan menemukan jati diri
Katanya
Tiba-tiba sudah bulan Desember
Classmeeting terakhir kami
Yang sebelumnya tak kuanggap menarik
Tiba-tiba libur Natal dan Tahun Baru selesai
Malas-malasan kami ke sekolah
Tapi jadi bersemangat karena teman
Tiba-tiba sudah H-99
Tinggal dua digit lagi
Rasanya baru kemarin aku menginjakkan kaki di sekolah ini
Baru kemarin aku menjadi murid SMA
Tiba-tiba pelajaran tambahan dan praktikum selesai
Berkurang sedikit beban kami
Namun tidak terasa
Tiba-tiba Ujian Akhir Semester berlangsung
Pertama kalinya kami pegang buku Olah Raga
Dan kami mulai prihatin dengan nilai kami
Tiba-tiba Ujian Sekolah dilaksanakan
Terakhir kalinya kami pegang buku yang tidak di- UN - kan
Tetapi kata guru-guru, nilai kami masih kurang memuaskan
Tiba-tiba kami pergi ke Dufan
Bersenang-senang melepas penat
Bersama merajut kenangan
Tiba-tiba Try Out dimulai
Kami belajar sekenanya
Yang penting usaha
Tiba-tiba semua jadi serba terakhir
Hari Kamis terakhir
Hari terakhir belajar di kelas
Foto kelas terakhir dengan seragam putih hijau kotak-kotak
Bahkan mungkin terakhir kalinya kami belajar pelajaran tertentu
Tiba-tiba sudah Ujian Nasional
Kami belajar kok
Kami berusaha
Tiba-tiba Ujian Nasional selesai
Kami berpencar mencari hiburan
Ada juga yang langsung melanjutkan kuliah
Tiba-tiba kami menganggur
Dari sibuk luar biasa
Sampai tak ada kerjaan sama sekali
Tiba-tiba kami sudah tak boleh lagi meminjam buku di perpus
Sedih rasanya
Karena sudah tak dianggap
Tiba-tiba kami akan lulus SMA
Menuju universitas yang berbeda-beda
Namun berjanji untuk tetap bersahabat
Tiba-tiba aku harus berpisah
Dengan kamu
Untungnya aku tidak mencintai kamu tiba-tiba
To : SMA Santa Ursula Jakarta dan Angkatan 2015
I have loved you since the very first day
Pergi subuh
Pulang sore
Tiba-tiba aku sudah kelas sebelas ipa
Tidak ada lagi ekonomi, sosiologi dan kawan-kawannya
Yang ada hanya MaFiA Biologi
Tiba-tiba aku sudah kelas dua belas
Tahun terakhir di SMA
Waktunya mencari 'rumah' baru
Tiba-tiba pelajaran tambahan dan praktikum dimulai
Kami pulang semakin sore
Ditambah macet yang memperparah
Tiba-tiba kami seangkatan pergi ret-ret
Untuk merefleksikan dan menemukan jati diri
Katanya
Tiba-tiba sudah bulan Desember
Classmeeting terakhir kami
Yang sebelumnya tak kuanggap menarik
Tiba-tiba libur Natal dan Tahun Baru selesai
Malas-malasan kami ke sekolah
Tapi jadi bersemangat karena teman
Tiba-tiba sudah H-99
Tinggal dua digit lagi
Rasanya baru kemarin aku menginjakkan kaki di sekolah ini
Baru kemarin aku menjadi murid SMA
Tiba-tiba pelajaran tambahan dan praktikum selesai
Berkurang sedikit beban kami
Namun tidak terasa
Tiba-tiba Ujian Akhir Semester berlangsung
Pertama kalinya kami pegang buku Olah Raga
Dan kami mulai prihatin dengan nilai kami
Tiba-tiba Ujian Sekolah dilaksanakan
Terakhir kalinya kami pegang buku yang tidak di- UN - kan
Tetapi kata guru-guru, nilai kami masih kurang memuaskan
Tiba-tiba kami pergi ke Dufan
Bersenang-senang melepas penat
Bersama merajut kenangan
Tiba-tiba Try Out dimulai
Kami belajar sekenanya
Yang penting usaha
Tiba-tiba semua jadi serba terakhir
Hari Kamis terakhir
Hari terakhir belajar di kelas
Foto kelas terakhir dengan seragam putih hijau kotak-kotak
Bahkan mungkin terakhir kalinya kami belajar pelajaran tertentu
Tiba-tiba sudah Ujian Nasional
Kami belajar kok
Kami berusaha
Tiba-tiba Ujian Nasional selesai
Kami berpencar mencari hiburan
Ada juga yang langsung melanjutkan kuliah
Tiba-tiba kami menganggur
Dari sibuk luar biasa
Sampai tak ada kerjaan sama sekali
Tiba-tiba kami sudah tak boleh lagi meminjam buku di perpus
Sedih rasanya
Karena sudah tak dianggap
Tiba-tiba kami akan lulus SMA
Menuju universitas yang berbeda-beda
Namun berjanji untuk tetap bersahabat
Tiba-tiba aku harus berpisah
Dengan kamu
Untungnya aku tidak mencintai kamu tiba-tiba
To : SMA Santa Ursula Jakarta dan Angkatan 2015
I have loved you since the very first day
Sabtu, 28 Februari 2015
Jogja 2014
Karena tujuan dari wisata ke Cirebon, Jogja dan Semarang adalah kuliner, foto-fotonya gak terlalu banyak. But, I won't write about the trip, so just enjoy the photos.
Jumat, 27 Februari 2015
Ulangan Terpadu
Hari Jumat ini, kelas 12 sudah menjalani tiga hari Ulangan Terpadu Semester 2. Mari kita bahas satu persatu...
Hari Pertama
Pendapat kawan-kawan seperjuangan :
Masih ada 4 hari lagi... MANGADH GUYS!
Semakin ke sini, gw semakin gak mau lulus. Gw mau tetep di Sanur karena gw bahagia di sini...
Hari Pertama
- Bahasa Indonesia : lumayan susah
- Religiositas : (y)
- PKn : (y)
- Biologi : HAHA, gak tau 9 dari 40. Udah ada yang salah gara-gara lupa ngafalin kalo Amfibi ruang jantungnya 3
- Olahraga : Essai nomor 5 nampaknya jawaban gw salah. Harusnya zat tenaga, pembangun sama pengatur, gw malah jawab zat-zat kimia dan fungsinya.
- Matematika : Lebih berkualitas dibandingkan soal kelas 10 dan 11 dulu, gw gak sempet meriksa. Anyway, ada soal integral yang gw gak bisa ngerjainnya, untungnya, soalnya PG. Maka gw menurunkan option jawaban yang ada dan ketemu di option A. Tapi kata Venna jawabannya B. Lalu gw galau dan berpikir sepanjang perjalanan pulang. Ketika nanya ke Cici (Isselin), dia jawab apa. Guess what? JAWABAN KITA SAMAAAAA!!!! KYAAAA!!! And... you know what.... dia milih jawaban A karena dia pake cara yang sama kayak gw! IT'S SISNECTION, BRO!!! Memang saudara seotak.
Pendapat kawan-kawan seperjuangan :
Masih ada 4 hari lagi... MANGADH GUYS!
Semakin ke sini, gw semakin gak mau lulus. Gw mau tetep di Sanur karena gw bahagia di sini...
Sabtu, 21 Februari 2015
Chubby Cheeks!
Chubby cheeks atau pipi tembem sangat terkenal di kalangan cewek-cewek. Gw gak tau sih kenapa gw ngetik kalimat pertama tadi... ._. Hahahahaha efek nulis esai, nih. Pake kalimat pengantar dulu.
Langsung aja ya :
Banyak cewek yang zaman sekarang suka shading pipinya gitu, biar keliatan tirus. Terutama cewek-cewek yang chubby atau tembem. Gw sih sebenernya gak chubby tapi... umm... agak bulet aja gitu mukanya. Iya, deh tembem. Nah berikut ini contoh pipi yang di - shading :
Gw tau lah kalo pipi bisa di-shading, gw kan gaul. Tapi gw tetep aja gak bisa shading pipi gw sendiri. Pernah gw coba shading pake eye shadow coklat (di tangan gw, semua benda jadi multifungsi). Hasilnya? Kayak ada bekas luka gitu di pipi gw. Haft... Harus belajar make up nih.
Jadi, sebenernya gw nulis post ini karena gw nonton film dari G. E. T. Production, yang salah satunya adalah Elvira. Nah, di film singkat yang berjudul 'Puas?' ini, ada scene di mana Diandra (Michelle Tumewu) lagi men-shading pipinya. Lalu, karena kemarin baru aja sin cia, dan gw ketemu sama saudaranya oma gw yang udah tua dan kurus, gw mengambil sebuah kesimpulan.
Sekarang kita ingin menutupi pipi kita yang berisi dan tembem, tapi ketika kita tua nanti dan pipi kita menjadi tirus, kita akan merindukan our chubby cheeks. Lihat, kan, bagaimana sebelumnya kita tidak menyukai suatu hal, tapi suatu saat nanti kita akan merindukannya.
That's it.
Langsung aja ya :
Banyak cewek yang zaman sekarang suka shading pipinya gitu, biar keliatan tirus. Terutama cewek-cewek yang chubby atau tembem. Gw sih sebenernya gak chubby tapi... umm... agak bulet aja gitu mukanya. Iya, deh tembem. Nah berikut ini contoh pipi yang di - shading :
Gw tau lah kalo pipi bisa di-shading, gw kan gaul. Tapi gw tetep aja gak bisa shading pipi gw sendiri. Pernah gw coba shading pake eye shadow coklat (di tangan gw, semua benda jadi multifungsi). Hasilnya? Kayak ada bekas luka gitu di pipi gw. Haft... Harus belajar make up nih.
Jadi, sebenernya gw nulis post ini karena gw nonton film dari G. E. T. Production, yang salah satunya adalah Elvira. Nah, di film singkat yang berjudul 'Puas?' ini, ada scene di mana Diandra (Michelle Tumewu) lagi men-shading pipinya. Lalu, karena kemarin baru aja sin cia, dan gw ketemu sama saudaranya oma gw yang udah tua dan kurus, gw mengambil sebuah kesimpulan.
Sekarang kita ingin menutupi pipi kita yang berisi dan tembem, tapi ketika kita tua nanti dan pipi kita menjadi tirus, kita akan merindukan our chubby cheeks. Lihat, kan, bagaimana sebelumnya kita tidak menyukai suatu hal, tapi suatu saat nanti kita akan merindukannya.
That's it.
Rabu, 18 Februari 2015
Ujian Praktek SMA Santa Ursula Jakarta 2014/2015 versi XII IPA 2 / 28 Part III
Hari VI
Mandarin
- Satu kelompok sama Ami, Ena dan Irene
- Naskah kami ceritanya tentang merencanakan liburan ke Jepang
- Lagu yang kami pilih adalah Rong Zhu Er - I can fly
- Cuma kelompok kami yang paling sederhana (gak ganti baju macem-macem)
- Baru sadar, percakapan kami berlangsung tanpa ekspresi
- Kata lao shi Agustin, nyanyinya ditunda dulu, soalnya waktunya gak cukup. Sedih juga, sih. Padahal udah latihan dan lagunya bagus.
Fashion Design
- Menggambar ilustrasi balita dengan memilih satu tema di antara Balon dan Lollipop juga workshop drawingnya
- Gw pilih lollipop
- Hasilnya... Ya lumayanlah. Keliatan kayak permen kok. Hahaha
Hari VII
Bahasa Indonesia (Membaca Puisi)
- Gw sangat kurang persiapan
- Gw memutuskan dua pilihan dari lima pada pagi hari sebelum ujian. Balada Terbunuhnya Atmo Karpo karya W. S. Rendra dan Nokturno karya Sapadi Djoko Damono. Pilihan lainnya : Apa yang Berharga dari Puisiku? karya Widji Tukul, Tujuan Kita Satu Ibu karya Widji Tukul dan Pegawai Negeri karya Taufik Ismail.
- Sampai sekolah, iman gw mulai goyah. Gw melihat puisi Tujuan Kita Satu Ibu lebih oke, karena gw kalo baca Nokturno nadanya datar, kalo baca Balada Terbunuhnya Atmo Karpo, gw cuma modal teriak aja.
- Yang pertama maju adalah Anggi Ruth. Dia baca puisi TKSI dan BAGUS BANGET....... *menurut gw*. Gw yakin gw bakal kebanting banget sama dia. Lalu, gw fokus ke BTAK.
- Jovita baca BTAK dan BAGUS BANGET........ *menurut gw*. Nyali gw ciut. Udah pasti lebih jelek dari dia.
- Akhirnya, waktu giliran Nina maju (nomor ujian 20) gw pinjem teks puisi Pegawai Negeri punya Anggi dan mulai membaca dan berlatih saat itu juga. Nomor ujian gw 27, FYI.
- Entah kenapa pas maju, suara gw jadi agak beda gitu. Kayak lebih berat, hahaha... Gw berusaha kasih nada di beberapa bagian yang bisa dikasih nada. Hasilnya? Kata Yuka, sih kayak orang ngomong biasa. Yaudahlah....
- Kenapa gw mengganti pilihan di saat-saat terakhir? Selain karena alasan lebih jelek dari temen gw yang lain, gw cuma punya satu pertimbangan. Gw gak mau dibanding-bandingin ataupun membandingkan diri gw sendiri. Dengan menjadi satu-satunya orang yang membaca puisi Pegawai Negeri, gak ada yang bisa bandingin gw sama temen-temen gw di K4 dan gw gak akan membandingkan diri gw sendiri sama mereka. Gw emang orangnya suka kepikiran gitu, nah ini mencegah gw menyesali penampilan yang kurang maksimal atau gak sebagus yang lain. Walaupun nilai gw gak bagus, seenggaknya beban pikiran gw gak nambah.
Hari VIII
Religiositas
- Ujiannya dibagi menjadi 2, yaitu pribadi dan kelompok.
- Pribadinya boleh kotbah atau refleksi. Gw pilih refleksi. Berikut refleksi yang gw bawakan :
- Menyenangkan dan bikin ketawa, apalagi kalo udah kehabisan kata-kata
- Berikut adalah foto kami dan 90% doa yang kami buat
Hari IX
Bahasa Inggris (Writing)
- Topik dan jenis karangannya baru dikasih tau pas ujian dimulai. Tapi bisa pilih review karya sastra yang keluarnya setahun terakhir dan disiapin dari sebelum ujian.
- Tadinya gw mau bikin review Stand by Me Doraemon. Tapi pas lagi bikin review dalam bahasa Indonesia, gw mulai males. Dan akhirnya gw memutuskan untuk ngerjain sesuai topik yang dikasih nanti.
- Ada topik tentang Death Penalty dan gw punya ide untuk isinya, tapi gw lupa purpose-nya Discussion apa.... Jadi, gw pilih yang udah gw tau purpose-nya, Exposition tentang Is lottery a good idea?
- Waktu nulisnya, gw menganggap dampak buruk dari lottery sama dengan dampak buruk dari judi. Akhirnya jadi juga 4 argumentasi. Soal grammar gw gak terlalu yakin tapi isinya cukup oke menurut gw.
- Di sini gw merasakan keuntungan ikut berbagai tes bahasa Inggris. Karena udah pernah 3 kali ikut tes yang harus nulis essai gini, gw jadi bisa mengeluarkan ide-ide dengan cepat dan menyelesaikan essai 450-500 kata tersebut tepat waktu.
Ya, itulah Ujian Praktek SMA Santa Ursula Jakarta 2014/2015 versi XII IPA 2 / 28 :)
Mandarin
- Satu kelompok sama Ami, Ena dan Irene
- Naskah kami ceritanya tentang merencanakan liburan ke Jepang
- Lagu yang kami pilih adalah Rong Zhu Er - I can fly
- Cuma kelompok kami yang paling sederhana (gak ganti baju macem-macem)
- Baru sadar, percakapan kami berlangsung tanpa ekspresi
- Kata lao shi Agustin, nyanyinya ditunda dulu, soalnya waktunya gak cukup. Sedih juga, sih. Padahal udah latihan dan lagunya bagus.
Fashion Design
- Menggambar ilustrasi balita dengan memilih satu tema di antara Balon dan Lollipop juga workshop drawingnya
- Gw pilih lollipop
- Hasilnya... Ya lumayanlah. Keliatan kayak permen kok. Hahaha
Hari VII
Bahasa Indonesia (Membaca Puisi)
- Gw sangat kurang persiapan
- Gw memutuskan dua pilihan dari lima pada pagi hari sebelum ujian. Balada Terbunuhnya Atmo Karpo karya W. S. Rendra dan Nokturno karya Sapadi Djoko Damono. Pilihan lainnya : Apa yang Berharga dari Puisiku? karya Widji Tukul, Tujuan Kita Satu Ibu karya Widji Tukul dan Pegawai Negeri karya Taufik Ismail.
- Sampai sekolah, iman gw mulai goyah. Gw melihat puisi Tujuan Kita Satu Ibu lebih oke, karena gw kalo baca Nokturno nadanya datar, kalo baca Balada Terbunuhnya Atmo Karpo, gw cuma modal teriak aja.
- Yang pertama maju adalah Anggi Ruth. Dia baca puisi TKSI dan BAGUS BANGET....... *menurut gw*. Gw yakin gw bakal kebanting banget sama dia. Lalu, gw fokus ke BTAK.
- Jovita baca BTAK dan BAGUS BANGET........ *menurut gw*. Nyali gw ciut. Udah pasti lebih jelek dari dia.
- Akhirnya, waktu giliran Nina maju (nomor ujian 20) gw pinjem teks puisi Pegawai Negeri punya Anggi dan mulai membaca dan berlatih saat itu juga. Nomor ujian gw 27, FYI.
- Entah kenapa pas maju, suara gw jadi agak beda gitu. Kayak lebih berat, hahaha... Gw berusaha kasih nada di beberapa bagian yang bisa dikasih nada. Hasilnya? Kata Yuka, sih kayak orang ngomong biasa. Yaudahlah....
- Kenapa gw mengganti pilihan di saat-saat terakhir? Selain karena alasan lebih jelek dari temen gw yang lain, gw cuma punya satu pertimbangan. Gw gak mau dibanding-bandingin ataupun membandingkan diri gw sendiri. Dengan menjadi satu-satunya orang yang membaca puisi Pegawai Negeri, gak ada yang bisa bandingin gw sama temen-temen gw di K4 dan gw gak akan membandingkan diri gw sendiri sama mereka. Gw emang orangnya suka kepikiran gitu, nah ini mencegah gw menyesali penampilan yang kurang maksimal atau gak sebagus yang lain. Walaupun nilai gw gak bagus, seenggaknya beban pikiran gw gak nambah.
Hari VIII
Religiositas
- Ujiannya dibagi menjadi 2, yaitu pribadi dan kelompok.
- Pribadinya boleh kotbah atau refleksi. Gw pilih refleksi. Berikut refleksi yang gw bawakan :
Indahnya Rencana Tuhan
Selamat pagi Pak Mardi dan Ibu Gita. Pada
pagi hari ini saya akan membawakan refleksi dengan topik “Ajaran Agama membawa
Pemerdekaan Sejati”. Judul dari refleksi ini adalah “Indahnya Rencana Tuhan”.
Untuk memulai refleksi ini, marilah kita mendengarkan sebuah lagu.....
Pada bulan Oktober tahun lalu, salah satu
tante saya dipanggil oleh Tuhan. Suasana duka dan kesedihan meliputi keluarga
besar saya. Kami telah kehilangan seorang anggota keluarga yang selama hidupnya
selalu mendampingi dan merawat oma.
Kemudian, sehari sebelum beliau
dimakamkan, saya melihat bahwa Tuhan menganugerahkan sesuatu kepada keluarga
saya. Seluruh keluarga saya berkumpul, termasuk tante saya yang tinggal di luar
negeri dan saudara saya yang sudah bertahun-tahun tidak pernah terdengar
kabarnya. Saudara dan relasi yang tinggal cukup jauh pun berdatangan. Di situ
saya sadar, bahwa kehilangan ini membawa kebersamaan bagi keluarga kami dan
juga bagi semua orang yang mengenal tante saya. Kebersamaan ini sangat jarang
terjadi karena kesibukan masing-masing. Hanya pada saat itulah, kami dapat
berkumpul bersama dan saling menguatkan.
Marilah kita merenungkan …
Terkadang kita terlalu larut dalam
kesedihan. Padahal masa-masa penderitaan itu memang suatu bagian yang harus
kita lalui.
Kehidupan kita tidak pernah lepas dari
penderitaan dalam berbagai bentuk. Penderitaan itu sendiri adalah misteri Tuhan
yang tidak dapat dimengerti oleh manusia.
Meski awalnya manusia menolak penderitaan
tersebut, manusia diajak untuk berusaha mengatasinya dengan berbagai cara.
Selain itu, manusia juga diajak untuk menyadari bahwa di balik penderitaan
hidup yang dialaminya, tersembunyi kehendak Tuhan yang bertujuan baik bagi
dirinya. Meskipun melalui penderitaan tidaklah mudah, manusia diajak untuk
sabar dan tidak meninggalkan Tuhan. Harapannya, suatu saat nanti, manusia
menemukan kebaikan Tuhan di balik penderitaan yang pernah dialaminya. …
Bagaimanakah cara kita mengatasi saat-saat
menderita yang kita alami?
Apakah kita tetap optimis dan percaya pada
cinta kasih Tuhan?
Ataukah kita menyerah dan membiarkan diri
kita tenggelam dalam kesedihan? …
Marilah kita
baca ayat alkitab dari Pengkotbah bab 3 : 1-2,4,11 bersama-sama
• Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya.
• Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam;
• ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa; ada waktu untuk meratap; ada waktu untuk menari;
• Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya
Maka dari itu,
marilah kita laksanakan sikap hidup yang baru, yakni :
- - Sabar, setia dan menyerahkan diri pada cinta
kasih atau kerahiman Tuhan yang dapat menguatkan kita.
- - Mengusahakan pemerdekaan sejati atau situasi di
mana seseorang ataupun kelompok masyarakat dibebaskan dari penderitaan atas
dasar cinta kasih dan kebenaran.
- Kelompok : Membuat doa
- Menyenangkan dan bikin ketawa, apalagi kalo udah kehabisan kata-kata
- Berikut adalah foto kami dan 90% doa yang kami buat
Ivy-Felicia-Amel-Mega-Gw
Hari IX
Bahasa Inggris (Writing)
- Topik dan jenis karangannya baru dikasih tau pas ujian dimulai. Tapi bisa pilih review karya sastra yang keluarnya setahun terakhir dan disiapin dari sebelum ujian.
- Tadinya gw mau bikin review Stand by Me Doraemon. Tapi pas lagi bikin review dalam bahasa Indonesia, gw mulai males. Dan akhirnya gw memutuskan untuk ngerjain sesuai topik yang dikasih nanti.
- Ada topik tentang Death Penalty dan gw punya ide untuk isinya, tapi gw lupa purpose-nya Discussion apa.... Jadi, gw pilih yang udah gw tau purpose-nya, Exposition tentang Is lottery a good idea?
- Waktu nulisnya, gw menganggap dampak buruk dari lottery sama dengan dampak buruk dari judi. Akhirnya jadi juga 4 argumentasi. Soal grammar gw gak terlalu yakin tapi isinya cukup oke menurut gw.
- Di sini gw merasakan keuntungan ikut berbagai tes bahasa Inggris. Karena udah pernah 3 kali ikut tes yang harus nulis essai gini, gw jadi bisa mengeluarkan ide-ide dengan cepat dan menyelesaikan essai 450-500 kata tersebut tepat waktu.
Ya, itulah Ujian Praktek SMA Santa Ursula Jakarta 2014/2015 versi XII IPA 2 / 28 :)
Langganan:
Postingan (Atom)







