Post ini hanyalah pikiran-pikiran spontan yang muncul ketika
dihadapkan pada sebuah persoalan. Dari pikiran-pikiran itu, muncullah ide-ide
gila yang mungkin tidak akan terpikirkan oleh orang lain. Tapi mungkin saja
yang 'gila' inilah yang tepat untuk mengatasi masalah.
Masalah yang harus kita hadapi selama beberapa tahun ini
adalah korupsi. Terutama korupsi yang dilakukan para pejabat negara, seperti
para menteri, pengurus partai dll. Menurut saya, penyebab utama dari korupsi
ini adalah keserakahan manusia. Tetapi dibalik itu semua, kampanye partai
adalah hal yang harus diperhatikan. Kampanye yang dilakukan selalu menghabiskan
biaya yang sangat besar. Baik untuk spanduk, baliho, kaus, dll. Karena besarnya
biaya yang harus dikeluarkan, keserakahan mulai menguasai pikiran orang-orang
yang mengeluarkan biaya tersebut. Sehingga mereka menginginkan uang mereka
kembali. Bahkan dalam jumlah yang berlipat ganda. Hingga pada akhirnya, posisi
di pemerintahan menjadi alat untuk memperkaya diri dengan cara yang tidak halal.
Ide saya sebagai solusi untuk memecahkan masalah ini adalah
mengubah cara kampanye yang mahal. Tujuan utama kampanye, selain mengenalkan
diri pada masyarakat juga untuk mengajak masyarakat agar memilih calon
tertentu. Mengapa cara itu harus dilakukan dengan memasang ribuan spanduk,
bendera, atau bahkan konvoi yang menimbulkan kemacetan? Bahkan memasang iklan
di media cetak atau pun media elektronik. Media umum seperti itu seharusnya
netral dan tidak memihak. Karena bagi calon yang tidak semakmur calon lainnya,
tentu akan kalah pamor. Hal ini tidak adil menurut saya. Iklan-iklan tersebut,
bagi saya, tidak lebih dari keinginan untuk menyombongkan diri dan secara tidak
langsung memaksa masyarakat untuk mengenal dirinya sebagai orang yang baik,
bertanggung jawab, dsb.
Kampanye yang menurut saya lebih tepat adalah mengumpulkan
calon pada satu tempat, dan disediakan kamera dari stasiun televisi. Pada acara
tersebut, setiap calon akan memperkenalkan dirinya, menyebutkan visi misinya
dan menunjukkan bakat masing-masing. Menyanyi, memainkan alat musik, berpuisi,
stand up comedy, atau apa saja asalkan tidak menghina peserta lain. Lalu bisa
ditambah dengan debat antar calon dan juga wawancara. Tidak membutuhkan biaya
yang banyak kan? Dan saya rasa, adil untuk semua calon.
Itulah sebutir ide aneh yang muncul dalam pikiran saya
ketika melihat berita tentang korupsi yang merajalela.
Semoga bisa menginspirasi orang lain untuk mengutarakan
ide-ide unik yang tak pernah terpikirkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar